Gambar

Misteri dan Simbolisasi Bambu

5 Apr

Misteri dan Simbolisasi Bambu

Bagi suku Jawa, bambu selain mempunyai nilai kegunaan yang banyak, juga terdapat bambu tertentu yang karena bentuknya atau pertumbuhannya yang abnormal, dilihat dari sisi supranatural menjadi benda yang dianggap mengandung unsur mistik yang kuat, bertuah  dan dapat dimanfaatkan lebih dibanding bambu biasa.

Bambu-bambu yang bentuk atau pertumbuhannya abnormal saya sebut “Bambu Unik”. Berdasarkan unsur mistik yang terkandung pada bambu unik juga sekaligus terkandung energi positif yang mempunyai pengaruh terhadap lingkungannya. Hampir seluruh bambu unik mengandung unsur energi positif, oleh sebab itu dapat saja dianggap mempunyai kegunaan dan pengaruh positif dan unik.

Pertumbuhan yang abnormal tersebut bukan disebabkan oleh faktor yang berasal dari luar seperti binatang ular, kelelawar, kumbang, ulat dan jenis binatang lain, namun memang tumbuh secara abnormal, sehingga bisa saja disebut sebagai bambu-bambu cacat.  Ada pendapat dari seorang pawang bambu bahwa bambu-bambu unik tertentu seperti bambu kendit, bambu lilit, dan khususnya bambu pethuk pertumbuhannya disebabkan oleh bisa ular weling (ular belang).

Hampir semua bambu unik dijaga atau ditunggui oleh lelembut atau makhluk gaib. Oleh sebab itu, dalam penglihatan biasa kita tidak akan dapat melihat atau menemukan secara fisik bambu-bambu unik tersebut pada kerimbunan bambu yang hidup di alam bebas, karena fisik bambu-bambu tersebut disamarkan, ditutup atau disembunyikan oleh kekuatan gaib penunggunya.

Pada umumnya bambu-bambu unik lebih mudah ditemukan pada waktu malam hari karena bambu-bambu tersebut mengeluarkan cahaya, oleh sebab itu, tidak heran bahwa hampir semua bambu unik  ditemukan dan diambil pada waktu malam hari.

Contoh ritual seperti memotong kambing hitam, kambing kendit, ayam cemani, menyediakan (membakar) candu atau kemenyan putih, dan sejenisnya adalah ritual khusus yang dilakukan untuk mendapatkan bambu pethuk. Ritual yang biasa dilakukan untuk mengambil bambu unik selain bambu pethuk adalah membakar “bakaran” seperti hio, kemenyan dan sejenisnya yang nilai atau harganya relatif murah.

Dalam filosofi Jawa bambu-bambu unik digunakan bukan hanya sebagai metafora dari tipologi seseorang, juga dianggap mempunyai pengaruh terhadap pemilik benda tersebut.

  • Bambu Patil Lele,  karena terdapat dua ranting yang tumbuh saling bersebelahan dalam satu ruas cocok untuk orang yang memerlukan kelancaran dalam berkomunikasi dengan orang lain.
  • Bambu Ketemu Ruas (Jw : Pring Temu Ros), mempermudah dalam menjalin hubungan dengan orang lain dalam segala urusan. Dipercaya cocok untuk orang-orang dalam berbisnis dan marketing.
  • Bambu Pethuk, yaitu bambu yang ranting-rantingnya tumbuh pada satu ruas bawah atas saling bertemu, dapat mempermudah dalam mendapatkan apa yang diinginkan. Bambu-bambu jenis ini dipercayai sangat cocok untuk mengembangkan usaha dagang serta untuk usaha rumah walet.
  • Bambu Ranting Tembus Tengah (Jw : Pring Pethel nJebus Tengah), yaitu bambu yang salah satu atau lebih rantingnya tumbuh bukan dari ruas namun langsung dari batang (buku-buku), dapat mempengaruhi pemilik dalam mempertajam rasa sehingga mudah untuk menyelesaikan segala persoalan. Dipercaya cocok untuk orang-orang berprofesi sebagai konsultan, hakim dan jaksa.
  • Bambu Cabang (Jw : Pring Sampit), yaitu bambu yang batang atau rantingnya tumbuh bercabang,  mempunyai kemampuan mempersatukan orang-orang yang berselisih atau menyatukan pendapat yang berbeda. Bambu jenis ini oleh orang-orang jaman dulu digunakan sebagai jimat bagi laki-laki yang mempunyai lebih dari satu isteri.

Keunikan dan mistik bambu selain berasal dari batang dan bagian-bagiannya, juga terdapat benda lain yang cukup unik dan langka yang berasal dari bambu yaitu “Mustika Bambu”. Mustika ini umumnya ditemukan di bagian batang bambu.

Beberapa bentuk dan jenis mustika bambu, seperti pada foto di bawah ini.

mustikabambu1

Bentuk mustika ini seperti telur, beberapa berbentuk agak bulat (gambar kanan) dengan ukuran relatif besar, diameternya sekitar 5cm-7cm dengan panjang bisa mencapai 6-11cm. Mustika ini sangat keras dengan tekstur yang unik, sangat alami, segar seakan-akan hidup. Mustika bambu seperti di atas ditemukan di bagian dalam pangkal pokok pohon, memenuhi rongga bambu yang padat. Energi mustika ini sangat besar, ditengarai mempunyai khasiat tidak kalah dengan bambu pethuk maupun bambu unik lainnya. Selain bentuk unik mustika bambu di atas, ternyata didalam batang bambu juga dapat ditemukan mustika yang teksturnya juga alami, sebagaimana foto di bawah.

mustika1

Selain jenis-jenis mustika yang ditemukan di dalam rongga batang bambu, didalam tanah dimana gerombolan bambu tumbuh kadang terdapat mustika yang bentuknya juga mirip batu koral. Dapat dipastikan bahwa pada gerombolan bambu dimana terdapat mustika yang terpendam akan bermunculan bambu-bambu unik yang tumbuh. Bahkan apabila mustika yang terdapat di bawah gerombolan bambu tersebut diambil, bisa terjadi bambu-bambu yang hidup diatasnya juga akan mati.

Masih berhubungan dengan bambu, banyak orang mengenal benda yang juga berasal dari bambu yang ditengarai mempunyai khasiat yang sangat besar untuk menarik, memikat lawan jenis (Jw : pelet) yang sangat ampuh dan mengandung unsur mistis yang kuat yaitu yang disebut “buluh perindu”.

Ada tiga versi yang diduga sebagai buluh perindu, namun salah satunya sebetulnya bukan termasuk buluh perindu yaitu “akar bangun” yang berasal dari hutan Kalimantan.  Sebutan lain dari akar bangun adalah “bulu perindu”, yaitu benda kecil-kecil semacam bulu dengan panjang sekitar 4-5cm, berwarna gelap dengan bentuk yang tidak lurus.

Bulu perindu sering ditemukan bergerombol dan melekat pada pokok sebuah pohon tertentu. Orang seringkali memainkan benda ini agar dapat bergerak-gerak seakan-akan hidup dengan cara dibasahi dengan air dan ditaruh di atas kertas bersih. Contoh bulu perindu (Dayak : akar bangun) seperti pada gambar paling kanan di bawah ini.

Sedangkan dua versi yang lain diduga merupakan benda-benda seperti kriteria yang dimaksudkan sebagai “buluh perindu”, yang benar-benar berasal dari bambu.

Gambar sebelah kiri adalah “buluh perindu” yang merupakan sulur-sulur yang tumbuh di dalam batang bambu, menghubungkan antara ruas yang satu dengan ruas yang lain dalam satu buku-buku. Sulur-sulur ini dapat tumbuh banyak sekali. Gambar tengah adalah Buluh Perindu berbentuk rumput, dan sebelah kanan disebut Akar Bangun atau sebagian orang menyebut “bulu perindu”

buluh

Gambar tengahiri adalah “buluh perindu” yang tumbuh disangkar burung elang. Konon, untuk menarik burung elang indukan lain agar tertarik dan memberi makan pada anakan burung, maka si induk asli meletakkan “buluh perindu” pada sangkar yang dibuatnya, dengan tujuan untuk pemikat burung lain. Untuk mendapatkan buluh-perindu yang demikian, indukan burung elang dengan instinknya yang kuat mencari dan menemukan buluh perindu di alam bebas. Kadangkala “buluh perindu” yang ditemukan orang pada sangkar burung elang dapat berupa potongan kecil sebesar lidi yang berasal dari buluh perindu lidi, juga bisa berbentuk seperti rumput.

Konon, untuk mengetes keaslian buluh perindu adalah dengan cara dilepas di sungai yang mengalir. Apabila benda tersebut melawan arus sungai berarti benda tersebut asli sebagai buluh perindu.

Pada dasarnya buluh perindu yang alami yaitu yang diambil dari sarang burung elang dapat langsung digunakan orang untuk pemikat/pelet, sedangkan yang berasal dari batang bambu (Gambar paling kiri) harus melalui proses ritual terlebih dahulu antara lain dicampur dengan minyak kelapa hijau asli dengan menggunakan mantra tertentu, dan sebagainya.

BENTUK DAN NAMA UMUM BAMBU UNIK

Alam telah melahirkan bermacam bentuk bambu-bambu yang tumbuh secara tidak normal dan  unik. Keunikan tersebut bisa meliputi batang, ruas dan ranting. Bambu normal biasanya berbatang lurus mulai dari pangkal hingga ujung dan tidak bercabang. Keadaan abnormal pada batang dan ranting dan dikategorikan unik bila batang bambu dan atau ranting-rantingnya bercabang dua atau lebih. Termasuk batang yang dalam keadaan normal tumbuh lurus ke atas menjadi unik karena tumbuhnya bengkok, melingkar atau menghadap ke bawah. Keunikan pada pertumbuhan batang lainnya seperti Bambu Kosong, Bambu Buntu atau Buta, Bambu Tongtong, Bambu Penganten dan lain sebagainya.

Bentuk abnormal yang lain adalah terjadi pada ruas. Pada keadaan normal semua ruas-ruas bambu menghadap ke atas. Bila ada ruas yang tumbuh terbalik, maka bambu tersebut menjadi abnormal. Pertumbuhan ruas bambu abnormal yang lain adalah ruas yang  melilit,  seakan tidak saling bertemu. Bambu seperti itu disebut Bambu Lilit.

Pertumbuhan ranting selalu mengikuti pertumbuhan ruas. Bila terdapat ruas yang terbalik, maka ranting bambu tersebut juga akan tumbuh terbalik. Bila ruas-ruas bambu tersebut melilit, maka ranting-rantingnya juga tumbuh mengikuti ruasnya.

Ranting bambu, normalnya tumbuh zig-zag dan hanya berjumlah satu, dan menjadi abnormal apabila ranting-ranting bambu tumbuh lebih dari satu pada ruas dengan posisi bertolak belakang. Keunikan pada pertumbuhan ranting seperti Bambu Tapak Jalak, Bambu Ronggos, Bambu Carang dan lain sebagainya.

Terdapat berpuluh-puluh jenis bambu unik dengan masing-masing sebutan (nama) serta khasiat serta manfaatnya.

Selain pertumbuhan yang unik, dari bagian-bagian bambu juga bisa dapat dimanfaatkan karena keberadaannya yang langka seperti Air Bambu dan Bunga Bambu.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.